Kamis, 18 Juni 2015

BAHAN AJAR 1



BAHAN AJAR            
Nama               : SUSANTI AGUSTINA
Nim                 : 321200064
Kelas               : A Pagi
Mk                   : E-Learning
Tujuan             : 1.Mengetahui hubungan antara gerak bolak balik suatu benda
                          2. Mengetahui perpindahan benda dari satu tempat ke tempat lain
GAYA DAN GERAK
1.    GAYA
     Gaya adalah Tarikan atau dorongan yang bekerja pada benda,yang akan mengakibatkan benda  yang terkena mengalami perubahan posisi atau kedudukan(bergerak).
Gaya memiliki 3 sifat yaitu:

  1.     Gaya dapat mengubah bentuk benda. 
  2.   Gaya dapat mengubah arah gerak benda. 
  3.      Gaya dapat menyebabkan benda bergerak atau berpindah bergerak atau berpindah tempat.

Besar kecilnya gaya dapat diukur menggunakan alat yang bernama Neraca pegas atau Dinamometer.sedangakan satuan gaya dinyatakan dalam satuan Newton yang biasa ditulis dengan Huruf  N .kata Newton diambil dari nama Sir Isaac Newton,seorang ahli Matematika dan ilmuwan besar.Besarnya gaya yang diperlukan untuk menarik benda akan ditunjukkan olah jarum  pada skala dinamometer.
Pada saat mendorong  maka terjadi perpindahan,dimana kita berpindah dari satu tempat ketempat lain.jadi yang dimaksud dengan gerak adalah perpindahan posisi benda dari tempat asalnya karena adanya gaya.
Rumus gaya:
F = m.a

Contoh soal :
1.       Massa balok 1 adalah 2 kg, massa balok 2 adalah 4 kg, percepatan gravitasi adalah 10 m/s2, gaya dorong F adalah 12 Newton. Besar dan arah percepatan kedua balok adalah.
 
Pembahasan
Diketahui :
m1 = 2 kg, m2 = 4 kg, g = 10 m/s2, F = 12 Newton
Ditanya : besar dan arah percepatan kedua balok
Jawab :

Besar percepatan balok = 2 m/s2, arah percepatan balok = arah resultan gaya = ke kanan.


2.     GERAK
            Gerak adalah perubahan posisi suatu benda terhadap titik acuan.Titik acuan sendiri didefinisikan sebagai titik awal atau titik tempat pengamat.
Gerak bersifat relatif artinya gerak suatu benda sangat bergantung pada titik acuannya.Benda yang bergerak dapat dikatakan tidak bergerak,sebagai contoh meja yang ada dibumi pasti dikatakan tidak bergerak oleh manusia yang ada dibumi.tetapi bila matahari yang melihat maka meja tersebut bergerak bersama bumi mengelilingi bumi.
Contoh lain gerak relatif adalah B mengendong A dan C diam melihat B berjalan menjauhi C.Menurut C maka A dan B bergerak karena ada perubahan posisi keduanya terhadap C. Sedangkan menurut B adalah A tidak bergerak karena tidak ada perubahan posisi A terhadap B. Disinilah letak kerelatifan gerak.Benda A yang dikatakan bergerak oleh C ternyata dikatakan tidak bergerak oleh B. Lain lagi menurut A dan B maka C telah melakukan gerak semu.
     Gerak semu adalah benda yang diam tetapi seolah-olah bergerak karena gerakan pengamat. Contoh yang sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari adalah ketika kita naik mobil yang berjalan maka pohon yang ada dipinggir jalan kelihatan bergerak .ini berarti pohon telah melakukan gerak semu.
Berdasarkan lintasannya gerak dibagi menjadi 3:
1.    Gerak lurus yaitu gerak yang lintasannya berbentuk lurus
2.    Gerak parabola yaitu gerak yang lintasannya berbentuk parabola.
3.    Gerak melingkar yaitu gerak yang lintasannya berbentuk lingkaran
Sedangkan berdasarkan percepatannya gerak dibagi menjadi 2:
1.    Gerak beraturan adalah gerak yang percepatannya sama dengan nol(a = 0)atau gerak yang kecepatannya konstan.
2.    Gerak berubah beraturan adalah gerak yang percepatannya konstan (a=konstan) atau gerak yang kecepatannya berubah secara teratur.



Berikut ini contoh seseorang sedang mendorong suatu benda yang mengalami gaya dan gerak

Gambar 1.1 belum terjadi perubahan gaya dan gerak.

Gambar 1.2 sudah terjadi gaya dan gerak
Pada gambar 1.2  Seorang yang mendorong balok,balok yang tadinya diam sekarang bisa bergerak.balok bisa bergerak karena orang memberikan sesuatu kekuatan dorongan,kekuatan itulah yang kita namakan sebagai gaya.Gaya adalah dorongan atau terikan yang dapat menyebabkan benda bergerak.jadi  bila kita menarik atau mendorong benda itu bergerak maka kita telah memberikan gaya terhadaP benda tersebut.
Dari gambar 1.2 diatas kita dapat mengatahui gaya dan gerak Dalam fisika, gaya  dapat menyebabkan sebuah benda dengan massa berubah, baik dalam bentuk gerakan, arah, dan konstruksi geometris. Dengan kata lain, gaya dapat menyebabkan benda dengan massa untuk mengubah kecepatannya tertentu termasuk pindah dari yang lain, atau mempercepat, atau untuk merusak. Memiliki gaya yang besar dan arah, sehingga merupakan besaran vektor. Satuan SI yang digunakan untuk mengukur gaya adalah Newton dilambangkan dengan N. Gaya itu sendiri ditandai dengan simbol F.

Referensi
                 Nave,Carl Rod.”Elasticity”.HyperPhysics.University of Guelph.Diakses 2015-06-18
                Davis,Doung.Conservation of Energy.General physics.Diakses 2015-06-18
                  

Jumat, 22 Mei 2015

BAHAN AJAR HUKUM ARCHIMEDES



Nama   :Susanti Agustina
Nim     :321200064
Kelas   :A Pagi
Mk       :E-Learning

Hukum Archimedes
Tujuan dalam pembelajan ini adalah sebagai berikut:
1)      Mengapa suatu benda dapat dikatakan tenggelam,melayang dan terapung?


Hukum archimedes adalah sebuah hukum tentang prinsip pengapungan diatas benda cair yang ditemukan oleh archimedes,seorang ilmuan yunani yang juga merupakan penemun pompa spiral untuk menaikkan air yang dikenal dengan istilah sekrup archimedes.Hukum archimedes berhubungan dengan gaya berat dan gaya keatas suatu benda jika dimasukkan kedalam air.
Akibat adanya gaya apung,berat benda dalam zat cair akan berkurang.Benda yang diangkat dalam zat cair akan terasa lebih ringan dibandingkan diangkat didarat.jadi,telah jelas bahwa berat benda seakan berkurang bila dimasukkan ke dalam air.Hal itu karena adanya gaya ke atas yang ditimbulkan oleh air dan dan iterima benda.Dengan demikian resultan gaya antara gaya berat dengan gaya keatas merupakan berat benda dalam air.Selanjutnya berat disebut dengang berat semu yaitu berat benda tidak sebenarnya karena benda berada dalam zat cair.benda dalam air adiberikan simbol Ws.
Hubungan antara berat benda di udara(W),Hubungan antara berat benda di udara(W),gaya ke atas (Fa)dan berat semu (Ws) adalah  Ws = W - Fa 

                       
                                                            Gambar 1.1
 
Keterangan gambar:
1.      Gambar  1.1 menunjukkan benda terapung
Benda akan terapung jika massa jenis benda yang dimasukan kedalam air lebih kecil dari massa jenis zat cairnya.

Gambar 1.2
Keterangan gambar:
2.      Gambar 1.2 menunjukkan benda melayang
Benda akan melayang jika massa benda yang dimasukan kedalam air sama dengan massa jenis zat cairnya

Gambar 1.3

3.      Gambar 1.3 menununjukan benda tenggelam
Benda tenggelam jika massa jenis benda yang dimasukkan  kedalam air lebih besar  dari pada massa jenis zat cairnya.


                                        Gambar 1.4 benda terapung melayang dan tenggelam