BAHAN AJAR
Nama : SUSANTI AGUSTINA
Nim : 321200064
Kelas : A Pagi
Mk : E-Learning
Tujuan : 1.Mengetahui hubungan antara
gerak bolak balik suatu benda
2. Mengetahui perpindahan benda dari satu
tempat ke tempat lain
GAYA DAN GERAK
1.
GAYA
Gaya adalah Tarikan atau dorongan yang
bekerja pada benda,yang akan mengakibatkan benda yang terkena mengalami perubahan posisi atau
kedudukan(bergerak).
Gaya memiliki
3 sifat yaitu:
- Gaya dapat mengubah bentuk benda.
- Gaya dapat mengubah arah gerak benda.
- Gaya dapat menyebabkan benda bergerak atau berpindah bergerak atau berpindah tempat.
Besar kecilnya gaya dapat diukur
menggunakan alat yang bernama Neraca pegas atau Dinamometer.sedangakan satuan
gaya dinyatakan dalam satuan Newton yang biasa ditulis dengan Huruf N .kata Newton diambil dari nama Sir Isaac
Newton,seorang ahli Matematika dan ilmuwan besar.Besarnya gaya yang diperlukan
untuk menarik benda akan ditunjukkan olah jarum
pada skala dinamometer.
Pada saat mendorong maka terjadi perpindahan,dimana kita
berpindah dari satu tempat ketempat lain.jadi yang dimaksud dengan gerak adalah
perpindahan posisi benda dari tempat asalnya karena adanya gaya.
Rumus gaya:
F
= m.a
Contoh soal
:
1.
Massa balok 1 adalah 2 kg, massa balok 2 adalah
4 kg, percepatan gravitasi adalah 10 m/s2, gaya dorong F adalah 12
Newton. Besar dan arah percepatan kedua balok adalah.
Pembahasan
Diketahui :
m1 = 2 kg, m2 = 4 kg, g = 10 m/s2, F = 12 Newton
Ditanya : besar dan arah percepatan kedua balok
Jawab :
Diketahui :
m1 = 2 kg, m2 = 4 kg, g = 10 m/s2, F = 12 Newton
Ditanya : besar dan arah percepatan kedua balok
Jawab :
Besar percepatan balok = 2 m/s2,
arah percepatan balok = arah resultan gaya = ke kanan.
2.
GERAK
Gerak adalah perubahan posisi suatu
benda terhadap titik acuan.Titik acuan sendiri didefinisikan sebagai titik awal
atau titik tempat pengamat.
Gerak
bersifat relatif artinya gerak suatu benda sangat bergantung pada titik
acuannya.Benda yang bergerak dapat dikatakan tidak bergerak,sebagai contoh meja
yang ada dibumi pasti dikatakan tidak bergerak oleh manusia yang ada
dibumi.tetapi bila matahari yang melihat maka meja tersebut bergerak bersama
bumi mengelilingi bumi.
Contoh lain
gerak relatif adalah B mengendong A dan C diam melihat B berjalan menjauhi
C.Menurut C maka A dan B bergerak karena ada perubahan posisi keduanya terhadap
C. Sedangkan menurut B adalah A tidak bergerak karena tidak ada perubahan
posisi A terhadap B. Disinilah letak kerelatifan gerak.Benda A yang dikatakan
bergerak oleh C ternyata dikatakan tidak bergerak oleh B. Lain lagi menurut A
dan B maka C telah melakukan gerak semu.
Gerak semu adalah benda yang diam tetapi
seolah-olah bergerak karena gerakan pengamat. Contoh yang sering kita jumpai
dalam kehidupan sehari-hari adalah ketika kita naik mobil yang berjalan maka
pohon yang ada dipinggir jalan kelihatan bergerak .ini berarti pohon telah
melakukan gerak semu.
Berdasarkan
lintasannya gerak dibagi menjadi 3:
1.
Gerak lurus yaitu gerak yang
lintasannya berbentuk lurus
2.
Gerak parabola yaitu gerak yang
lintasannya berbentuk parabola.
3.
Gerak melingkar yaitu gerak yang
lintasannya berbentuk lingkaran
Sedangkan
berdasarkan percepatannya gerak dibagi menjadi 2:
1.
Gerak beraturan adalah gerak yang
percepatannya sama dengan nol(a = 0)atau gerak yang kecepatannya konstan.
2.
Gerak berubah beraturan adalah
gerak yang percepatannya konstan (a=konstan) atau gerak yang kecepatannya
berubah secara teratur.
Berikut ini contoh seseorang
sedang mendorong suatu benda yang mengalami gaya dan gerak
Gambar
1.1 belum terjadi perubahan gaya dan
gerak.
Gambar 1.2 sudah terjadi gaya dan gerak
Pada gambar 1.2 Seorang yang mendorong balok,balok yang
tadinya diam sekarang bisa bergerak.balok bisa bergerak karena orang memberikan
sesuatu kekuatan dorongan,kekuatan itulah yang kita namakan sebagai gaya.Gaya
adalah dorongan atau terikan yang dapat menyebabkan benda bergerak.jadi bila kita menarik atau mendorong benda itu
bergerak maka kita telah memberikan gaya terhadaP benda tersebut.
Dari gambar 1.2 diatas kita dapat
mengatahui gaya dan gerak Dalam fisika, gaya dapat menyebabkan sebuah benda
dengan massa berubah, baik dalam bentuk gerakan, arah, dan konstruksi
geometris. Dengan kata lain, gaya dapat menyebabkan benda dengan massa untuk
mengubah kecepatannya tertentu termasuk pindah dari yang lain, atau mempercepat,
atau untuk merusak. Memiliki gaya yang besar dan arah, sehingga merupakan
besaran vektor. Satuan SI yang digunakan untuk mengukur gaya adalah Newton
dilambangkan dengan N. Gaya itu sendiri ditandai dengan simbol F.
Referensi
Nave,Carl
Rod.”Elasticity”.HyperPhysics.University of Guelph.Diakses 2015-06-18
Davis,Doung.Conservation of
Energy.General physics.Diakses 2015-06-18




